Kamis, 12 Januari 2012

A Kiss
Carlos buys a new car. It's a very expensive car. It's a huge, blue,
fast car. While driving down the street, Carlos sees a girl on a bicycle.
She has long blond hair and is beautiful.
He yells to her, "What's up?"
She ignores him.
He yells, "How's it going?"
She keeps going and ignores him.
He yells, "Hey, why won't you talk to me? I want to go to dinner with
you. I'll take you to an expensive restaurant."
The girl turns, gets off the bike, and looks at him. She says, "I don't
want to go to dinner. But if you give me your car, I will give you a surprise."
Carlos says, "OK!" He jumps out of the car. He gives her the keys
and says, "Here are the keys."
The beautiful blond takes the keys and then kisses Carlos on the
cheek. Then she jumps into the car and drives away.
Carlos stands on the sidewalk. Now he has no car and no girl. He
says, "That's it, just a kiss on the cheek?"
He gets on her bike and rides home.

VOCAB:               
huge: adj. very very big
What’s up: a greeting,“hello”
ignores: v. doesn’t listen to
How’s it going: a greeting,“How are you?”
keeps: v. continues
That’s it: idiom. “That is all”,
there is no more, that is everything
Past Tense Verb Forms
buys: bought                                                     is: was
driving: was driving                                         drive: drove
sees: saw                                                            has: had
yells: yelled                                                        ignores: ignored
keeps: kept                                                        turns: turned
looks: looked                                                     says: said
jumps: jumped                                                 gives: gave
takes: took                                                         kisses: kissed
drives: drove                                                     stands: stood
gets on: got on
rides: rode

 

 

Jumat, 06 Januari 2012

lomba blog umy fp 2012


  • 08 Januari 2012: Kemunculan berbagai macam aliran yang menyimpang di negara Indonesia.

  • 09 Januari 2012: Peranan teknologi dalam pertanian berkelanjutan.

  • 10 Januari 2012: Pelanggaran HAM (terupdate).

  • 11 Januari 2012: Gaya hidup hedonisme di kalangan mahasiswa.

  • 12 Januari 2012: Kesan mengikuti lomba blog IMM FP 2012.

lomba di universitas terbaik

Rabu, 04 Januari 2012

universitas terbaik saat ini yang bagaimana?

tentunya banyak faktor yang mendasari universitas terbaik dari sisi akademis, prestasi, lingkungan dan sebagainya. akan tetapi disini akan di sharekan bagaimana universitas terbaik dari sisi lingkungan dan kesehatan.

yups, you are totally right...UMY (universitas muhammadyah yogyakarta) adalah universitas terbaik yang peduli terhadap lingkungan dan kesehatan. salah satu buktinya adalah surat keputusan Rektor bapak Ir. M. Dasron Hamid, M. Sc yang berbunyi

HIMBAUAN

kepda seluruh civitas akademika (pegawai edukatif, pegawai administratif dan mahasiswa) universitas Muhammadyah yogyakarta, berdasarkan UU no:36/2009 tentang kesehatan, UU no: 32/2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan surat keputusan Rektor UMY, no:164/SK-UMY/2011 tentang program kampus bersih tanpa rokok, maka pimpinan Universitas menghimbau agar seluruh civitas akademika UMY mendukung pelaksanaan tersebut secara bertahap dan menjadi wajib mulai semester genap 2011/2012

dukungan tersebut berupa:

1.tidak membuang sampah di sembarang tempat di kampus UMY

2. tidak merokok dan atau mendistribusikan rokok di lingkungan kampus UMY

3. bersedia menerima sanksi yang di berlakukan oleh UMY baik akademik maupun non akademik apabila melakukan pelanggaran terhadap point nomor 1 atau point 2

dari himbauan tersebut kita bisa ambil kesimpulan bahwa universitas terbaik juga memperhatikan hal-hal terkecil sekalipun

 

 

 

Selasa, 03 Januari 2012

Pemuda berepistemology dan berspiritual dalam penegakan HAM



 Pemuda dan mahasiswa merupakan bahasan yang menarik untuk kita diskusikan karena banyak sudut pandang yang dapat kita telaah, dari gaya hidup sampai pemikiran pemikiran. Mereka identik dengan perubahan-perubahan yang telah mereka ciptakan. Secara umum masyarakat menilai perubahan yang terjadi tergantung pada para pemuda terlebih kaum muda intelektual atau mahasiswa.

Sejarah  mencatat perubahan yang terjadi  di dalam dan luar negeri mulai dari dulu sampai sekarang adalah hasil dari pemikiran dan aksi dari para pemuda, kita lihat Berdirinya Boedi Oetomo yang merupakan Kebangkitan Nasional 20 Mei 1908, Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 Reformasi 20 Mei 1998. Banyak tokoh muda yang berada  dibalik perubahan-perubahan hingga bangsa Indonesia mendapatkan kemerdekaannya dan akhir-akhir ini tentunya masih ingat dalam benak kita tentang kemelut yang terjadi di timur tengah juga merupakan hasil dan mempunyai kaitan dengan para kaum mudanya oleh karena itu para kaum muda dan mahasiswa juga mendapat gelar sebagai pelaku perubahan (agent of change).

Pemuda mempunyai semangat dan kekuatan yang lebih besar jika kita bandingkan dengan anak kecil atau orang tua terlebih orang jompo. Masa muda juga merupakan jam 12 siang ketika matahari bersinar dalam arti, masa titik puncak semangat, jiwa dan raga yang paling maksimal dan puncak dalam perjalanan hidup.

Pemuda dan mahasiswa mempunyai potensi yang sunguh luar biasa. Meminjam kata-kata ahmadinejad “pemuda lebih ampuh dari pada bom”, betapa besar dam ampuh para kaum muda dan mahasiswa menurut pandangan presiden iran tersebut. Dari kata-kata ahmadinejad tersebut dapat dianalogikan, bom merupakan senjata jitu, ampuh dan luar biasa untuk melawan musuh. Jika bom tersebut digunakan dengan benar, sasaran yang tepat dan tidak disalahgunakan maka bom tersebut berfungsi tepat, sejalan dengan apa yang diimpikan dan apabila bom tersebut digunakan untuk kejahatan, disalahgunakan maka kehancuran yang akan ditimbulkan olehnya,  maka bimbingan dan perhatian untuk kaum muda dan mahasiswa sangat penting supaya pergerakan mereka terarah dan terkontrol. Sekali lagi pemuda mempunyai banyak potensi akan tetapi, ketika potensi tersebut tidak dibina dan diperhatikan maka hal sebaliknya akan terjadi, rasa semangat mereka hilang, hanya malas-malasan dan berfoya-foya  atau malah lebih buruk lagi mereka menggunakan potensi-potensi luar biasa mereka untuk hal- hal negative misalnya tawuran, menggunakan obat-obatan terlarang, mabuk-mabukan dsb.

Salah satu indicator  suatu Negara ada pada kaum muda dan kaum intelektual. Jika suatu mempunyai banyak kaum muda intelektual yang sadar dan cinta tanah air maka Negara tersebut akan tetap mempunyai nilai-nilai yang menjadi karakter serta akan tetap menjaga keutuhan suatu Negara. Hal penting yang harus disadari oleh pemuda adalah pemuda tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas problematika yang bangsa hadapi saat ini. Pemuda harus berdiri di garis depan dalam menghadapi tantangan besar, mengantisipasi gaya baru di era globalisasi.

Hal lain yang yang tidak kalah penting adalah memperjuangkan Hak Asasi Manusia. Banyak fakta membuktikan adanya ketimpangan social yang menyangkut HAM di Negara indonesia. Salah satu pengertian  HAM atau hak asasi manusia adalah hak yang dimiliki atau tidak dimiliki manusia sejak lahir sampai meninggal atau mati. Hak –hak yang seharusnya masyarakat punya, di ambil alih atau direbut oleh pihak-pihak tertentu. Sehingga mengakibatkan keterpurukan serta keterbelakangan pada Negara tersebut.

Misalnya pada Hak azasi peradilan / procedural Right terjadi banyak kebohongan dan ketidakadilan dipengadilan dan di lembaga permasyarakatn, orang yang mencuri ayam akan mendapatkan hukuman lebih berat dari pada orang yang merampok uang Negara puluhan bahkan ratusan juta. Banyak  orang yang mempunyai banyak uang  mendapatkan posisi tinggi dan bisa mengubah benar menjadi salah, begitu juga sebaliknya yang salah bisa menjadi benar.

Dalam lembaga pemasyarakatan juga terjadi tebang pilih antara orang kaya dan orang miskin, fasilitas mewah dapat dinikmati oleh narapidana jika ada uang, jika tidak punya uang maka fasilitas ala kadarnya akan mereka peroleh. Selain itu pada hak asasi social budaya/ Social Culture Right banyak hal yang seharusnya menjadi hak masayrakat untuk mendapatkan informasi yang layak dan patut untuk dicontoh, penayangan yang tidak berkarakter Indonesia sebagai Negara yang berpancasila.

Peran pemuda dan para intelektual muda atau mahasiswa sangat penting untuk mengambil tugas yang sangat mendasar ini guna mewujudkan bangsa Indonesia yang bermartabat. Apabila kita refleksikan kembali sejarah akan peran pemuda di Indonesia, pertanyaan yang timbul, apa yang kita harapkan dari generasi muda pada umumnya sekarang?

 

Coba tengok generasi muda Indonesia saat ini, khususnya di Ibukota dan kota-kota besar. Bagaimanakah keseharian tingkah laku pola mereka?. Sex, Love, and Rock and Roll serta foya-foya. Mungkin hal tersebut yang sebagian mereka lebih suka dari pada duduk bersama membahas tentang kehidupan social atau tentang ilmu ilmu yang bermanfaat. Hal tersebut sudah menjadi budaya yang telah mendarah daging di kalangan pemuda sekarang mereka lebih asyik bersantai ria. pada hakikatnya semua manusia pingin bebas termasuk para pemuda. Bebas memang diperbolehkan akan tetapi harus ingat batasan-batasan atau hukum yang mengatur diri kita.

Walaupun demikian tidak ada kata terlambat untuk menjadikan Negara bumi pertiwi ini lebih bermartabat. Pemuda dan mahasiswa yang hebat mereka yang mempunyai epistemology dan spiritual dalam dirinya.

Secara Epistemologi atau Teori Pengetahuan yang berhubungan dengan hakikat dari ilmu pengetahuan, pengandaian-pengandaian, dasar-dasarnya serta pertanggung jawaban atas pernyataan mengenai pengetahuan yang dimiliki oleh setiap manusia. Pengetahuan tersebut diperoleh manusia melalui akal dan panca indera dengan berbagai metode.

Dengan berepistemology maka pemuda dan mahasiswa akan mengetahui hakikat dirinya sebagai manusia yang berakal, mempunyai banyak potensi, berani bermimpi dan berniat, kemudian melakukannya. Bermimpi dan berniat adalah hal utama yang harus dimiliki setiap pemuda dan para mahasiswa, mana mungkin para pemuda dan mahsiswa mampu mendapat nilai 9 jika mereka takut untuk mendapatkan nilai tersebut. Jika kita ingin mendapatkan nilai 9 maka kita harus berani bermimpi mendapatkan nilai 10 atau 9. Jika mimpi kita mendapatkan 7 maka peluang yang akan muncul adalah nilai 7, 6, 5 bahkan 4, maka berani bermimpi merupakan langkah awal menuju cita-cita.

Tidak hanya bermimpi, niat juga hal penting dalam mewujudkan cita-cita, niat saja tidak berani bagaimana bisa berbuat. Nabi bersabda setiap amal perbuatan tergantung dari niatnya. Pemuda harus mempunyai niat kesungguhan menghadapi berbagai rintangan, kesungguhan dalam beramal, keseriusan dalam berfikir. Berhati-hatilah dalam berniat karena niat dari niat akan tumbuh perilaku kemudian menjadi kebiasaan hal tersebut akan terus berlansung kemudian menjadi karakter atau sifat kemudian nasib atau takdir. Jika kita ambil kesimpulan bahwa niat dapat mengubah takdir. Kita akan mendapatkan takdir baik jika niat kita baik begitu juga sebaliknya.

Setelah berani bermimpi para pemuda dan mahasiswa dituntut untuk mengaktualisasikan dari apa yang telah mereka cita-cita yakni dalam hal mewujudkan HAM. Niat dan cita-cita dalam mewujudkan bangsa Indonesia yang bermartabat hanyalah sebagai impian, khayalan tanpa adanya praktek. Berani mencoba tidak takut gagal harus ada pada setiap pelaku perubahan, kita ingat Thomas alfa Edison menemukan bola lampu setelah percobaannya ke 14000, berarti ia mendapat 13999  kegagalan. Dan masih banyak para ilmuwan yang mereka mendapati kegagalan pada awal-awalnya. Bagaimana akan bisa menang lomba essay di umy, daftar saja takut gagal? Mungkin memulai adalah kegiatan yang paling sulit karena belum terbiasa atau malah belum pernah mengetahui tentang apa yang harus diperbuat. Tetapi setelah itu akan lancer mengalir sesuai dengan ide. Walaupun sulit, coba dan yakin adalah kunci mencapai cita-cita

Spiritual adalah sebagai batasan dan pembimbing para pemuda untuk mewujudkan HAM. Hal tersebut telah terpaparkan dalam kaidah-kaidah agama tentang kepedulian terhadap sesama manusia, saling menghormati, menjaga keutuhan dalam menjaga kedamaian dan lain sebagainya.  Orang yang berspritual akan sadar bahwa dirinya sebagai makhluk ciptaan Allah yang berlaku hukum-hukum agama sebagai batasanya, Selain berhubungan dengan manusia, juga memiliki hubungan vertical kepada penguasa alam, tempat dimana meminta pertolongan. Fakta telah membuktikan bahwa orang-orang yang berspiritual tinggi akan dekat dengan tuhannya, takut untuk memiliki yang tidak berhak dia terima.

Di Indonesia banyak orang yang cerdas, pandai, dan luar biasa terlihat dari banyaknya ilmuwan-ilmuawan dan jawara-jawara di tingkat international akan tetapi ketiadaan spiritual yang mereka miliki sehingga mereka menyalahgunakan kewenangannya tersebut, ketimpangan seperti ini yang seharusnya terhindar dari setiap warga yang berpancasila maka keduanya, epistemology dan spiritual dimiliki manusia khususnya pemuda dan para intelektual muda sebagia pelaku perubahan (agent of change) maka HAM akan tegak secara otomatis.

Para sahabat muda, masa depan ada di tangan kita, perubahan ada ditanagan kita, mari belajar menuntut dan meningkatkan ilmu, membina dari diri sendiri, memperkokoh spiritual kita, membina fisik dan berolah raga sehingga kita bisa menegakkan HAM untuk mewujudkan Indonesia yang bermartabat.

 

 

 

 

 

 

 

Rabu, 28 Desember 2011

Berbenahlah pendidikan di Indonesiaku !!!

 

Penddikan adlah salah satu tolok ukur suatu bangsa. Bukan dari kuantiatas tpi kwalitas bangsa lah yang harus di pertimbangkan. Dengan pendidikan pula pasti dapat merubah nasib suautu bangsa . ingat ketika kita di jajah oleh bangsa lain, hal tersebut terjdi manakala bangsa kita yang belum banyak mengenyam pendidika. Sementara itu  kemerdekaan yang kita raih merupakan  hasil para orang orng yang terdidik pada zaman itu. Jadi pendidkan menjadi pondasi utama ketika Negara ingin maju atau terbebas dari penjajah.

Bagaimana menurut anda tentag pendidika di Indonesia? Mungkin sebagian besar menjawab mahal,biasa,rendah yang intinya memojokkan kwalitas pendidikan Indonesia jauh dari sempurna. Realita ataukah fiktif belaka? Mari kita tilik bersama.

Jika kita membandingkan dengan Negara peringkat 1 pendidikan didunia,Finlandia sangat lah jauh berbeda. Terutama tentag kualitas guru di Finlandia sangat berkualitas dan mempuyai kepelatihan yang baik. Guru merupakan profesi mulia dan dihormati. Mulai dari perekrutan guru yang ketat dan jujur. Sampai pengajaran yang megnedepankan ke aktifan siswa bukan keaktifan si guru. lulusan terbaik sma biasanya menadaftar ke sekolah sekloah pendidkan, 1 dari 7 pelamar yang bisa d terima. Sungguh pandangan berbeda dengan Negara kita tercinta.sebaigian besar di pasok dari lulusan sarjana yg berkwalitas seadanya ,dan juga si pelamar bisa masuk jika punya cukup uang alias kong kalikong.

Disisi lain cara pandang orang Indonesia pada umumnya guru atau pun pns merupakan pekerjaan yang bisa menjamin hidup ketika kelak telah lansia. Pola pikir seperti inalah yang seharusnya kita benahi bersama. Alahkah lebih baiknya jika menjadi abdi Negara tak mjdi kan profesi guru atau pns menjadi lahan pencari uang sebesar besarnya karena akan meyeleweng dari tujuan awal.Jika ingin mendapat kan gaji atau uang sebagai first purpose bukan menjadi abdi Negara melain kan bisnis man atau yang lain.yang intinya menjadikan profit sebagai tujuan utama.

Terlepas dari itu Indonesia dalam bidang pendidikan kami yakin akan lebih cemerlang dengan bercermin peringkat 1 dunia dan bebenah dalam berbagai aspek kependidikan.

Pembnahan perekrutan guru, syarat harus lulus sarjana tidak mejadi syarat sebagai guru tetapi kwalitaslah yg jdi kunci utama dalam perekrutan. Lulusan sarjana tidak mejamim bahwa guru itu mpy kwalitas bagus. Banyak orang orang ber talenta top untuk menjadi guru walaupun belum megenyam  bangku kuliah. Bagi siapa saja yang mampu dalam mendistribusikan ilmu itulah guru. Sebagian besar orang indonnseia brpandagan bahawa guru harus lulus sarjana adalah pandagagan yag kurang tepat, jadi siapapun yang bisa     menjadikan kita tahu tentang informasi atau ilmu maka kita bisa kataka orang tresbut guru.toh yang kita serap adalah ilmu nya bukn title nya.

Pembelajara yang kurang menarik menjadikan siswa ogah untuk merima pelajaran, jika guru ataupun buku kurang menjdikan semangat belajar siswa hanya bosan dan males menelaah pelajaran. Ketika dalam pembelajaran guru yang kretif serta bersabat dengan siswa lah yang sebagian besar pembelajaran tersebut berhasil.karena disampig pelajaran mnjadi menarik, siswa akan lebih suka menceritakn masalah yag d hadapinya freely. Kebanyakan guru yang killer akan di ancam atau dihindar oleh siswa. Perbedaan mencolok antara guru dan siswa akan menjadikan pembelajaran tertanggu.’’aku guru kamu siswa jadi apapun yang saya suruh dan katakan adalah benar,kamu hrus menurut’’ menjadi jurang pemisah.ketika komunikasi antara siswa dan guru terjalin maka semua saling mendukung terciptanya pembelajaran yang baik dan efektif.

 

Tidak menggenjot siswa dalam belajar berbagai bidang study. Mempelajri banyak bidang study hanya akn memecahkan kosentrasi siswa,jika kita inagt kembali pada waktu sma kita belajar molekul atom.apakah sekarnag kita membutuhkan kan itu? Ya mugkin untuk ahli kimia btuh tpi secara gris besar nya saja. Sebaigian besar kita g membtuhkan itu. Jadi telah terbuang waktu yang seharunya bermannafat. focus ke bidang study yang tepat guna dan efisien merupakan pembenahan pendidikan yang benar.

Ujian dan testing hanya megajarkan siswa untuk mendapat nilai. Siswa akan mencari jalan bagaimana mndapat nilai yang bgus secara instan. Dan perlu diketahui banyak aspek dalam pendidikan yang tidak hanya bisa di ukur dengan ujian. Penilaian proses pembelajran lah yag menjadi acuan nilai bukan dari nilai hasil. Jdi peniaadan ujian mjdikan langkah menuju pendidikan tepat pada tujuan awal.

Terlebih, mahal nya pendidikna sehingga hanya orang berduit lah mendapatkan pendidika layak mengakibatkan kurang nya pemerataa pendidikan dimana mana.ketika kita lihat jauh lebih dalam hanya kelas menengah keataslah yang mendapat pendidikan baik. Yang lain hanya mendapatkan pembelajaran yang ala kadarnya. Dan masalah seperti inilah perbedaan antara si miskin dan kaya terlihat .seharusnya kaca mata pendidkan harus melihat sama dalam hal ini.

Tentu dalam suatu pembelajaran ada beberapa siswa yang lambat dalam menerima pelajaran.hal itu harus menjadi prioritas lembaga pendidikan utuk memberikan dukungan intensif secara moral dan financial. Membuat kelas tambahan dengan mentor mentor terbaik atau tmen tmen yang bertprestasi di kelas sehingga terjadilah sisbiosis mutualisme antara siswa yang lambat dan cepat.

Semua bab  yag terpapar di atas mulai dari perekrutan guru, guru kretif , cara pandang terhaadap profesi guru, terlalu bayak  bidang study, penidaan ujian dan testing sampai penamabahan kelas bagi siswa yang lambat tidak lah menjadi nyata tanpa dukungan dari 4 aspek fundamental yakni;pemerintah guru, orangtua dan siswa.perlu adnya komunikasi antara ke empatmya. Tidak malah mencari kesalahn pihak lain. Intropeksi dan pembenahan bersama dari berbagai aspek kemudian mencari jalan keluar bersama merpakan dasar kemjuan pendidikan di indosesia, kami yakin pendidkan Indonesia pasti menemukan masa depan yang cemerlang.

 

 

 

 

 

 

Selasa, 27 Desember 2011

I DO

I've done what I can

but they don't think so

it should be a motivation

but (-) negative

 

if can't get it, they'll think wrong

they'll think the opposite

n make them fall down

 

but I keep trying

n doing my best

till the end